Pengembangan Diri Melalui Kompetisi : Prestasi Mahasiswa Mikrobiologi ITB

Agustus 8, 2017 2:01 pm

 

Sebagai suatu program sarjana yang sangat mendukung perkembangan mahasiswa sebagai suatu individu, Program Sarjana Mikrobiologi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB selalu mendorong mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan acara yang dapat meningkatkan kemampuan mereka. Dengan menggunakan soft skill dan hard skill dalam aplikasi praktis, seseorang dapat meningkatkan kompetensi dan memperdalam pemahaman mengenai bidang yang digelutinya. Berikut adalah liputan singkat mengenai prestasi terbaru mahasiswa prodi Mikrobiologi.

 

ASEAN Microbial Biotechnology Conference 2016

Dalam konferensi yang digelar sebagai bentuk kolaborasi antara SITH, BIOTEC, BBRC, AFOB, dan AnMicro; dua mahasiswa prodi sarjana Mikrobiologi Rara Ajeng Annisa Wulandari (10413010) dan Ifatul Khasanah (10413007) menerima kesempatan emas untuk mempresentasikan karya tulis ilmiah mereka mengenai standardisasi makanan fermentasi tradisional Indonesia, Tempe. Dalam karya tersebut, mereka berusaha untuk menstandardisasi Tempe kacang koro dalam rangka industrialisasi.

 

Indonesia International Biomedical Students Congress (INAMSC) 2016

Dalam acara INAMSC terakhir, Muhammad Farhan Maulana (10414016), Clarista Aprisia (10414014), dan Jayen Aris Kriswantoro (10414032) mempresentasikan karya tulis “The Future of cfDNA Non-invasive Prenatal Testing in Indonesia: Analysis from the Perspective of Ethics and Economic Parameters” (lit.: Masa Depan Testing Prenatal cfDNA Non-invasif: Analisis dari Perspektif Etika dan Ekonomi). Metode ini belum diterapkan di Indonesia dan memiliki potensi untuk menjadi metode diagnostik alternatif yang bersifat non-invasif sehingga mengurangi resiko kegagalan janin. Dijelaskan pula dalam karya tulis ini mengenai potensi aplikasi dari segi etika dan ekonomis jika metode ini hendak diterapkan di Indonesia.

 

National Conference on Arising The Next Generation Indonesian Life Scientist

Dalam konferensi nasional yang digelar oleh Surya University, sebuah karya tulis ilmiah bertopik “Pengaruh Ultrasonikasi terhadap Inaktivasi dan Viabilitas Escherichia coli” dipersembahkan oleh Muhammad Farhan Maulana (10414016), Haniswita (10414024), dan Nanda Seftyana (10414024). Dengan mempelajari pengaruh gelombang suara terhadap inaktivasi dan viabilitas Escherichia coli, dapat ditentukan frekuensi optimum yang dapat diaplikasikan dalam sterilisasi makanan atau minuman.

 

Lomba Karya Tulis Ilmiah PPPIPM

Pada 26 Oktober 2016 lalu, Universitas Negeri Padang mengadakan babak semifinal Lomba Karya Tulis Ilmiah PPPIPM. Tiga mahasiswa program sarjana Mikrobiologi, Muhammad Syukron (10413003), Agatha Nabilla Lestari (10413009), dan Haniswita (10414024) mempresentasikan karya bertemakan lingkungan. Karya tulis ilmiah tersebut membahas mengenai sistem Recirculating Aquaculture. Sistem ini diajukan dalam rangka menangani kontaminasi limbah yang menyebabkan kegagalan panen udang di Subang, 2016. Sistem ini memanfaatkan bakteri nitrifikasi untuk menghilangkan kelebihan ammonia. Sistem ini juga menawarkan kelebihan berupa tidak perlu mengganti air karena terdapat sistem resirkulasi. Dilakukan pula analisis aspek sosial dan ekonomi untuk mengaplikasikan sistem ini di Subang.

 

Lomba Karya Tulis Ilmiah PPKS 2016

Untuk meningkatkan polinasi pada pohon kelapa sawit, Nurul Luthfia Chandra (10413017) dan Lulu Nur Afifah (10414019), dua mahasiswa Mikrobiologi menawarkan solusi kreatif menggunakan mikroorganisme. Dalam karya tulis yang berjudul “Optimalisasi Produk Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) dengan Penggunaan Bakteri Atraktan Bacillus thuringiensis untuk Menarik Serangga Polinator Elaidobius kamerunicus”, mereka membuat suatu sticky trap berbasis bakteri atraktan untuk meningkatkan polinasi kelapa sawit.

 

Lomba Karya Tulis Ilmiah ITS EXPO

Dalam kolaborasi dengan mahasiswa dari jurusan Metalurgi dan Teknik Fisika, Haniswita (10414024), seorang mahasiswa program sarjana Mikrobiologi mengembangkan inhibitor biokorosi berbasis organik. Dengan memanfaatkan pohon mimba (Azadirachta indica), suatu pohon yang umum ditemui sebagai pelindung jalan di Indonesia, dimungkinkan pengembangan inhibitor alternatif tanpa perlu berkompetisi dengan kebutuhan industri makanan seperti pada kasus aplikasi inhibitor berbasis tanaman serai. Karya tulis ilmiah ini juga mencakup desain pabrik, simulasi dan pemodelan korosi, serta karakter dari inhibitor itu sendiri. Karya tulis ini lolos babak semifinal perlombaan yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh November.

 

Lomba Karya Tulis Ilmiah TOP COP UGM 2016

Dalam perlombaan karya tulis ilmiah berskala nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada, Irwan (10414031) dan Ahdina Karima (10414015) mempresentasikan karya tulis ilmiah mengenai aplikasi fisika untuk kehidupan sehari-hari. Mereka mencoba mengaplikasikan Geographical Integrated System (GIS) untuk mengurangi polusi cahaya. Polusi cahaya dapat berbahaya karena dapat mengganggu ritme sirkadian makhluk hidup dan menerangkan langit sehingga observasi objek langit menjadi sulit. Dengan aplikasi sistem GIS, manusia dapat mendeteksi polusi cahaya dan kemudian melakukan penanganan yang sesuai untuk kasus polusi tersebut. Dalam karya tulis ini dibahas pula mengenai penggunaan LED dan tudung lampu untuk meminimalisir polusi cahaya.

 

Dow Business Plan Competition

Limbah dan sisa makanan merupakan masalah utama dalam keamanan agrikultur dan pangan global yang dihadapi oleh seluruh dunia. Berdasarkan data WHO, sekitar sepertiga dari total pangan yang diproduksi global terbuang baik disengaja maupun tidak, sebelum ataupun sesudah mencapai konsumen. Dalam rangka mengurangi limbah makanan organik yang dihasilkan oleh sektor domestik dan kuliner, Agatha Nabilla Lestari (10413009) bersama rekannya mengembangkan NI&Co, suatu kit yang terdiri atas composter dan inokulum alami. NI&Co mampu mengurangi limbah makanan organik dengan mengubah limbah menjadi kompos melalui proses fermentasi. Inokulum alami diperlukan sebagai starter dalam proses fermentasi terstandardisasi untuk menghasilkan kompos berkualitas tinggi, sedangkan composter diperlukan untuk memberikan lingkungan optimal bagi pertumbuhan mikroorganisme dalam inokulum agar proses transformasi limbah menjadi kompos dapat berjalan dengan baik. NI&Co merupakan solusi untuk menyelesaikan permasalahan sumber daya alam yang terbuang, terutama makanan, akibat perlakuan manusia dengan mengembalikan apa yang diberikan oleh alam secara aman dengan bantuan pelaku siklus biogeokimiawi, mikroorganisme.

 

NAFTEX 2016 Business Plan Competition

Dalam perlombaan desain business plan yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya, Darling Febriani (10414038) bersama dengan rekan dari program studi lainnya menciptakan suatu inovasi yang disebut “Soygae”. Soygae adalah susu kedelai berbasis alga; dibuat dari susu kedelan dan Chlorella sp. Soygae merupakan jawaban bagi tiga permasalahan kesehatan di Indonesia. Pertama, sekitar 68% total populasi di Indonesia intoleran terhadap laktoda, sehingga diperlukan pengganti susu yang bebas dari laktosa, seperti susu kedelai. Kedua, Indonesia menempati urutan ke-10 sebagai negara dengan tingkat obesitas tertinggi sehingga diperlukan suatu alternatif yang lebih sehat untuk mengurangi konsumsi kolesterol. Ketiga, telah dibuktikan bahwa generasi millennial menyukai makanan yang lebih organik dan sehat dibandingkan generasi sebelumnya. Soygae kemudian memiliki kelebihan karena bahan yang digunakan 100% alami dan organik; tanpa menggunakan pengawet. Produk ini memiliki indeks glikemik lebih rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

 

ITB Innovator Move (InMove) 2016

Dalam acara tahunan yang diselenggarakan oleh ITB InMove 2016, tim yang terdiri dari lima mahasiswa prodi Mikrobiologi; Haniswita (10414024), Meliantha Zhang (10414029), Clarista Aprisia (10414014), Darling Febriani (10414038), dan Maria Fransisca S. (10414032), membuat desain produk kosmetik yang mengandung astaxanthine sebagai bahan aktif. Sumber utama dari bahan aktif yang mahal ini adalah alga merah, tetapi dengan mengekstraksi astaxanthine dari limbah kulit udang dapat dikurangi biaya sehingga produk menjadi lebih murah. Desain ini sukses lolos sampai babak ke-6.

 

Essay Competition of Promoting Indonesian Archipelago Local Wisdom through Radio as Mass Media (lit: Essai Competition Mengangkat Kearifan Lokal Nusantara Melalui Radio sebagai Media Massa)

Pada kompetisi essai yang diselenggarakan oleh VISI UNS (organisasi kemahasiswaan Ilmu Komuniasi UNS), Gigih Agung Pradipta (10414023) mempresentasikan essai dengan judul “Podcast: Kunci Pengembangan Radio Indonesia” yang membahas mengenai perbedaan antara radio Indonesia dan radio global. Walaupun kita telah menggunakan radio online yang memungkinkan live streaming, di sisi lain, sangat jarang terdengar istilah ‘Podcast’ di masyarakat Indonesia. Sementara itu, di luar Indonesia, Podcast terkenal sebagai media dengan lingkungan yang sehat dan edukatif. Essai ini juga membahas mengenai strategi untuk menerapkan Podcast secara efektif.

 

Kebumen Tourism Ambassador Central Java (lit: Duta Wisata Mbak dan Mas Kebumen Jawa Tengah)

Dina Aurum S. P. (10413039) memenangkan juara ketiga pada Duta Wisata Mbak dan Mas Kebumen Jawa Tengah. Proses seleksi diikuti oleh 189 peserta melalui seleksi administratif, essai pariwisata, diskusi dan pengetahuan mengenai pemerintahan. Tiga puluh finalis terpilih menuju ke tahap karantina selama 4 hari di benteng Van Der Wicjk. Pada tahap karantina, finalis diberikan pengetahuan mengenai kepemerintahan, protocol, budaya Jawa Tengah, public speaking, body care dan kosmetik.

“Saya berterimakasih atas amanah yang berikan kepada saya selama satu tahun ke depan. Saya berharap dapat memotivasi teman – teman untuk berkontribusi melestarikan budaya dan pariwisata daerah masing – masing disela padatnya kuliah. Because culture and tourism influence our future“, ujar Dina dalam wawancara.

 

[PAF]